Home News & Events Uji Coba "Contra Flow" Dilanjutkan Sampai JORR W2 Selesai
Uji Coba "Contra Flow" Dilanjutkan Sampai JORR W2 Selesai

Uji Coba "Contra Flow" Dilanjutkan Sampai JORR W2 Selesai

JAKARTA, Kepolisian Daerah Metro Jaya berencana akan melanjutkan uji coba sistem lawan arus (contra flow) di ruas tol dalam kota Cawang-Semanggi karena dinilai efektif mengurangi kepadatan yang terjadi pada ruas tol tersebut. Sistem lawan arus akan dilanjutkan sampai pembangunan ruas tol JORR W2 U (Ulujami-Kebon Jeruk) selesai.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Selasa (8/5/2012), di Mapolda Metro Jaya. "Diharapkan uji coba ini terus dilaksanakan sampai dengan selesainya tol JORR W2," ucapnya.

Dia menjelaskan, sistem lawan arus di ruas tol Cawang-Semanggi sudah terbukti efektif menambah kecepatan kendaraan, mengurangi waktu tempuh, dan mengurangi ekor kemacetan akibat kepadatan di sekitar off ramp Tegal Parang.

"Walaupun ada banyak tangggapan yang terkesan menentang atau kontra terhadap sistem ini, tapi hasil uji coba terbukti efektif tingkatkan kinerja lalu lintas," ujar Rikwanto.

Sistem lawan arus ini, lanjutnya, juga bukan merupakan solusi atasi kepadatan di jalan tol, tetapi lebih bersifat solusi jangka pendek untuk mengurangi tingkat kemacetan Jakarta. "Jadi ini merupakan langkah konkrit di lapangan dan bukan sekadar konsep yang bersifat angan-anagan atau menunggu waktu lama untuk direalisasikan dalam mengurangi kemacetan walaupun jangka pendek," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, satu dari tiga jalur di tol arah Semanggi menuju Cawang akan dipakai untuk arus kendaraan yang datang berlawanan, yaitu dari Cawang menuju Semanggi. Sistem lawan arus ini akan diberlakukan pada setiap hari kerja mulai pukul 06.00 hingga pukul 10.00.

Sistem lawan arus dilakukan dengan mengambil satu jalur Semanggi-Cawang (Jalur B) untuk digunakan arus lalu lintas kendaraan yang menuju Semanggi (jalur A). Saat sistem ini diberlakukan, kendaraan dari arah Cawang-Semanggi diarahkan masuk ke jalur lawan arus melalui bukaan di Km 3+050.

Kemudian, pengguna jalan memiliki dua opsi untuk masuk ke jalur normal (Jalur A) lagi melalui bukaan di Km 7+150 atau Km 8+600. Pemberlakuan sistem ini tidak selamanya, tetapi sampai pembangunan Jalan Tol JORR W2 Utara selesai seluruhnya. Setelah ruas tol JORR itu selesai, diharapkan volume lalu lintas tol dalam kota akan terbagi sebagian ke JORR.

Sumber : Kompas.com